• Bnews24, New York
  • 22/11/2019
0 Comments

Dalam kitab akhlak lilbanin
الولد الوقحُ.3

Seorang anak yang kurang baik (Akhlaknya):

ia Tidak beradab kepada Kedua Orang Tuanya dan Para Ustadz²nya

ia tidak Menghormati orang yang lebih tua darinya

ia tidak Menyayangi orang yang lebih Muda darinya

ia selalu berbohong apabila berkata-kata, dan mengangkat suaranya apabila tertawa

ia suka Memaki, dan Berkata yang Tercela

Bertengkar serta Memperolok-olok orang lain

ia menyombongkan diri

ia tidak malu kalau berbuat yang tercela

dan ia tidak suka mendengar nasihat

Seorang guru menyikapi masalah tersebut, baik dari sudut pandang seorang guru, orang tua. Jangan lupa bahwa seorang anak merupakan sebagian titipan dari Allah SWT. Bukan waktu nya menjadi penonton yang hanya melihat dari kejauhan, serta tidak peduli dengan sikap maupun pribadi yang kurang baik.

Setiap segala sesuatu yang kita lakukan di dunia kelak akan dipertanggung jawabkan di hadapan Allah.
Alangkah baik nya, masing masing individu saling melengkapi dan bersinergi, baik dari orang tua, guru, dan lingkungan sekitar.

Dalam proses pembelajaran untuk seseorang anak yg kehidupan sehari-hari nya kurang efektif menjadi lebih efektif kembali.

Dengan memberikan pemahaman Positif, yang bertujuan untuk mengurangi nilai negatif dari anak tersebut, dengan cara memberikan pemahaman agama yang menjadi dasar pemikiran. tentu nya perlu juga bimbingan, arahan serta pengawasan agar sesuai dengan tujuan perubahan yang diinginkan.

Penulis: Muhammad Sutrisno, Guru Sekolah Muhammadiyah Tebet, Jakarta Selatan.

Author

imamp@ymail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *